Perkuat Skill Kepramukaan, Pramuka UIN Sunan Kalijaga Gelar LASKAR II

SLEMAN, Sabtu (23/5/2026) – Gerakan Pramuka UIN Sunan Kalijaga kembali menyelenggarakan Latihan dan Aplikasi Skill Kepramukaan bagi Aspiran Pembina (LASKAR) II sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapan calon pembina Pramuka. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Teknik Kepramukaan (Tekpram) ini bertempat di Green House UIN Sunan Kalijaga dan diikuti oleh anggota yang tengah mempersiapkan diri menjadi pembina di berbagai jenjang kepramukaan.
LASKAR II merupakan bagian dari rangkaian pembinaan yang dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap materi dasar kepramukaan sekaligus melatih kemampuan dalam mengaplikasikan keterampilan tersebut secara langsung. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan teknik kepramukaan saat terjun ke lapangan dan mendampingi peserta didik.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengarahan dari Bidang Teknik Kepramukaan mengenai tujuan serta pentingnya penguasaan keterampilan dasar bagi seorang pembina. Selanjutnya, peserta menerima materi secara interaktif dengan menekankan aspek pemahaman, ketepatan prosedur, dan praktik langsung.
Materi yang diberikan meliputi teknik pelaksanaan upacara pembukaan latihan golongan Siaga, tali-temali, semaphore, serta pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Pada sesi tali-temali, peserta mempelajari berbagai jenis simpul dan ikatan yang umum digunakan dalam kegiatan kepramukaan. Sementara itu, pada materi semaphore, peserta berlatih menyampaikan pesan menggunakan bendera isyarat dengan memperhatikan ketepatan gerakan dan efektivitas komunikasi.
Selain itu, materi P3K diberikan untuk membekali peserta dengan kemampuan dasar dalam menangani kondisi darurat saat kegiatan berlangsung. Peserta diajak memahami langkah-langkah penanganan awal pada korban kecelakaan ringan serta pentingnya menjaga keselamatan selama kegiatan kepramukaan.
Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan. Pada sesi ini, peserta diberi kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan yang telah dipelajari. Metode praktik diterapkan agar peserta memperoleh pengalaman nyata sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam menerapkan keterampilan kepramukaan.
Melalui pelaksanaan LASKAR II, peserta diharapkan mampu mengembangkan kompetensi, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai calon pembina Pramuka. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempersiapkan sumber daya pembina yang berkualitas sehingga mampu memberikan pembinaan yang efektif, edukatif, dan selaras dengan nilai-nilai kepramukaan di gugus depan maupun lingkungan masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, peserta diharapkan semakin siap menjalankan peran sebagai pembina yang tidak hanya menguasai keterampilan kepramukaan, tetapi juga mampu menjadi teladan dan pendidik berkarakter bagi generasi muda.
Penulis: Ahmad Labib Arifin (Disunting oleh: WInni Ashari)